fatkhul lana
Rabu, 02 Februari 2011
Masalah itu lagi...
Miris rasanya jika kita membuka kaca mata hati ini lebar-lebar apa lagi seteah melihat gambar di atas. Banyak sekali permasalahan yang timbul di bumi indonesia ini.Mulai dari masalah ekonomi hingga korupsi. Tak terkecuali masalah kelestarian alam di bumi pertiwi. Dewasa kini banyak masyrakat entah itu awam maupun berpendidikan tau arti "kebersihan" namun berkaca dari hati nurani masing-masing masih banyak juga yang menyepelekan hal itu. Misal saja di area/tempat umum sudah di beri papan peringatan yang saya yakin semua orang bisa baca(kecuali yang buta huruf) dimana tulisan itu umumnya berukuran besar dan dapat di jangkau mata manusia normal yang biasanya bertuliskan "JAGALAH KEBERSIHAN", "BUANGLAH SAMPAH PADA TEMPATNYA", "DILARANG KENCING SEMBARANGAN" dan masih banyak lagi tulisan-tulisan sebagai peringatan yang di abaikan warga masyarakat kita . Perintah nya buang pada tempatnya,,apa mungkin mereka yang tidak mengerti tempatnya bukan di jalan,sungai,taman,dan tempat-tempat yang tidak semestinya.
Persoalan ini saya angkat karena ketika Islam memiliki ajaran kebersihan yang amat lengkap, ternyata dalam aspek perilaku masyarakat Muslim belum sebagaimana yang dikehendaki ajaran Islam itu sendiri. Maka tidak heran bila orang sering bicara tentang kebersihan di negara-negara maju yang kebetulan non-Muslim amat mengagumkan.Yaa...Mungkin Allah menegur kita untuk belajar dari mereka.
Tetapi menurut saya ada yang jauh lebih mudah sebelum kita berkaca pada mereka , misalnya saja kita dapat memulai dari diri kita masing-masing.Mulailah dari keluarga anda, dari lingkungan anda yang saya yakin dampaknya akan sangat luar biasa. Semoga Indonesia bebas sampah 2012.
"Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri” (QS. Al-Baqarah: 222)
Bicara Soal Kebersihan ?!!
Bismillahirrohmanirrohiim.
Bila kita membuka mata hati dan nurani lebar-lebar, sungguh miris rasanya melihat gambar di atas apa lagi itu terjadi di bumi pertiwi tempat kita bernaung. Dewasa kini bumi Indonesia mengalami pelbagai macam problematika mulai dari masalah kenegaraan hingga alam.
Sebagai remaja muslim generasi penerus ,tonggak perjuangan haruslah kita lanjutkan hingga titik darah peghabisan. Eits.. Jangan bepikir terlalu dalam dulu karena disini saya akan mengajak teman-teman semua berjihad yang saya rasa sangat mudah jika di bandingkan dengan para mujahid dan mujahidah cilik yang berjuang melawan ISRAEL laknatullah. Jihad seperti apakah itu??Yaitu Jihad melawan sampah di sekitar kita.
Kenapa saya katakan jihad ?! Jihad yang artinya berjuang melawan kebathilan ini dapat kita orientasikan pada permasalahan kita saat ini yaitu masalah sampah! Mungkin sebagian orang berpikir membuang sampah itu mudah tapi sesungguhnya banyak dari mereka yang sangat sulit untuk berjihad yang di mulai dari hal sekecil ini.Dimana dampaknya akan SubhanAllah luar biasa. Contohnya saja mata ini melihat ada sampah berserakan tapi berapa persen yang mau memungutnya untuk di buang ketempatnya? 0,5 % kah?? Sungguh malu dengan para mujahid cilik palestine pemberani yang dengan nyata dan keberanian dari Tuhan nya melawan deru tembakan dan tangki-tangki besar yang siap menghancurkan tubuh mereka meski hanya dengan seruan Takbir yang mengebu-gebu dan batu-batu kerikil. Nah kita? berjihad melawan sampah yang jelas-jelas tidak akan membahayakan nyawa kita saja sangat berat rasanya.
Tak lepas dari itu semua, misi manusia sebagai khalifah di muka bumi adalah memelihara lingkungan hidup, dilandasi dengan visi bahwa manusia harus lebih mendekatkan diri pada Allah. Perangkat utama dari misi ini adalah kelembagaan, penelitian, dan keahlian. Adapun tolok ukur pencapaian misi ini adalah mutu lingkungan. Jadi bisa di ambil kesimpulan, kerusakan lingkungkan adalah cerminan dari turunnya kadar keimanan manusia.
Karena itu marilah memulai jihad ini dari diri kita masing-masing untuk menjaga kelestarian bumi . Bumi yang di amanahkan Allah untuk kita jaga dan kita rawat agar kelak anak cucu kita mampu merasakan hasil jerih payah kita selama ini untuk menjaganya.
Langganan:
Komentar (Atom)

